Menjual Aneka Produk Rumah & Gazebo Kayu Knock Down - Tanpa Perantara (Pengrajin Langsung)

Sangat Cocok untuk Rumah Tinggal, Villa, Cottage, Bungalow, Kantor, Mess Karyawan, Musholla, Restoran, Gazebo, Rumah Kebun, dll

Workshop & Display Unit :
Desa Tanjung Batu Seberang & Tanjung Baru Petai Kec. Tanjung Batu, Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan

Mengenal Konstruksi/ Struktur Atap Kayu untuk Rumah Tinggal

Atap? Siapa ya yang tidak tahu? Bagian dari bangunan rumah ini selalu kita dapati di bangunan rumah di mana saja. Baik itu atap genteng yang memakai rangka kayu, baja, ataupun atap datar yang menggunakan dak beton. Pada intinya, atap adalah bagian paling atas bangunan yang memberikan perlindungan bagian bawahnya terhadap cuaca, panas, hujan dan terik matahari.


Berikut ini adalah beberapa fungsi atap yang lebih khusus (spesifik):


1. menerima beban oleh bobot sendiri, yaitu beban kuda-kuda dan bahan pelapis berarah vertikal kemudian meneruskannya pada kolom dan pondasi
2. menahan tekanan angin muatan yang berarah horizontal pada gevel
3. menerima panas oleh sinar matahari dan menahan suhu agar
tetap dingin di ruang bawah atap dan menyerap panas tersebut dalam konsep arsitektur tropis
4. menghindari masuknya air hujan

Gambar konstruksi kayu untuk rumah tinggal dengan bentangan yang cukup lebar, sekitar 10 meter.

Atap yang sudah biasa ditemui pada rumah-rumah di Indonesia adalah atap dengan konstruksi kayu. Belakangan ini mar
ak penyedia konstruksi atap berbahan baja ringan. Baik konstruksi atap kayu maupun baja ringan memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri-sendiri. Perbandingan menggunakan atap kayu dan baja antara lain:

ATAP KONSTRUKSI KAYU

Kelebihannya:
Atap konstruksi kayu masih diminati banyak orang

Merupakan bahan yang mudah didapatkan di mana saja di toko toko material
Merupakan bahan bangunan yang banyak dikuasai oleh tukang lokal
Bahan kayu dapat dibentuk, dipotong, dan digunakan secara fleksibel (dapat diukur, dipotong, dibentuk melengkung, dan sebagainya)

Kekurangannya:
Atap kayu
mudah terbakar, dan bisa dimakan rayap
Material kayu bisa mengembang atau menyusut
Bentang atap dengan konstruksi kayu seringkali terbatas karena ukuran kayu di pasaran adalah 4 meter.
Kayu makin sulit didapatkan, akibatnya harganya makin mahal.

ATAP BAJA RINGAN


Kelebihannya:
Merupakan material baru yang makin diminati
Bahan ini dapat dibuat dengan bermacam bentangan (panjang atau lebar atap)
Merupakan bahan yang bila dirancang dengan benar, akan lebih kuat dari atap kayu, serta lebih aman.
Material ini lebih awet, tidak bisa dimakan rayap
Material baja ringan lebih tahan api
Lewat
kontraktor khusus atap baja ringan, pengerjaan atap menjadi lebih cepat.
Bahan baja ringan sudah diberi lapisan anti karat

Kekurangannya:
Atap baja ringan harus dibuat oleh kontraktor spesialis ya
ng biasa membuat konstruksi atap baja ringan, dan tidak bisa dibuat sembarangan tukang.
Harga per meter atap baja ringan lebih mahal.


LEBIH JAUH TENTANG KONSTRUKSI ATAP KAYU
Atap dengan konstruksi kuda kuda kayu termasuk paling banyak digunakan di negeri kita. Selain karena material kayu yang sangat mudah didapatkan di toko toko material, konstruksi kayu juga dikuasai oleh tukang tukang lokal. Tahukah Anda bahwa konstruksi kayu yang dipakai di kebanyakan bangunan di Indonesia saat ini, tekniknya didapatkan dari bangunan bangunan kolonial Belanda?

Konstruksi kayu model Belanda ini bisa digambarkan sebagai berikut:


Gambar konstruksi kayu yang diadaptasi dari sistem konstruksi kayu dari Belanda.



Konstruksi kayu ini terdiri dari:

Kuda-kuda
Kuda-kuda terdiri dari kuda penopang (kayu-kayu diagonal bagian pinggir) yang menyalurkan gaya tekan, balok dasar pada kuda-kuda (kayu horizontal di bagian bawah) yang berfungsi sebagai penahan gaya tarik, serta tiang tengah (kayu vertikal) yang mendukung balok bubungan dan menerima gaya tekan.


Prinsip dasar kuda-kuda kayu adalah menyalurkan gaya yang bekerja padanya kepada kolom atau dinding bangunan rumah. Bentuk kuda-kuda yang segitiga bertangkup merupakan bentuk yang sangat stabil atau tidak mudah berubah bentuk.

Dalam menentukan kemiringan atap berkaitan dengan konstruksi atap kasau, masing-masing pasangan kasau dan balok kuda-kuda (batang tarik) membentuk suatu segitiga. Makin besar sudut kemiringan atap, makin mudah beban atap disalurkan. Oleh karena itu, sudut kemiringan atap tersebut sebaiknya tidak kurang dari 30 derajat


Gording, usuk dan Reng
Gording adalah balok kayu mendatar yang letaknya diatas kud
a-kuda. Gording menahan beban dari kayu usuk dan reng sebagaimana bisa kita lihat pada gambar ilustrasi diatas. Usuk menahan kayu reng. Kayu reng menahan atau menjadi pijakan meletakkan genteng di bagian atasnya

.

Usuk dan Reng dibutuhkan bila atap menggunakan genteng. Bila atap menggunakan penutup seng atau asbes, maka tidak perlu menggunakan usuk dan reng, langsung saja asbes atau seng diletakkan diatas gording.

KONSTRUKSI KAYU DALAM GAMBAR KERJA

Gambar kerja arsitektural potongan dengan konstruksi kayu.

Terlihat pada gambar diatas, adalah gambar potongan atap pada gambar kerja. Bagian-bagian atap seperti kuda-kuda, gording, usuk, dan sebagainya bisa dilihat pada gambar tersebut.

Gambar kerja rencana atap.

Gambar diatas menunjukkan gambar kerja presisi untuk rencana atap model pelana. Bagian-bagian atap dilihat dari atas dapat dilihat pada gambar tersebut.


Jenis kayu yang biasa digunakan untuk konstruksi atap antara lain:

- kayu rengas burung
- kayu duren
- kayu salimuli
- kayu sindur atau tampar atau hantu
- kayu perupuk talang atau perupuk rawang
- kayu meranti, atau nama setempatnya : damar, seraya, ketuko, kalup, lampong, lanan
- kayu merawan (Sumatra) atau nama setempatnya : bangkirai bulan, nyerekat, damar putih (Kalimantan)
- kayu mersawa atau nama setempatnya : tenam (Palembang), mersawa, keruing, sesawa (Riau)
- kayu sintok / kapur (Kalimantan Tenggara)
- kayu berangan / tunggeureuk / saninten / kihiur (Sunda)
- kayu bitangur, kapurnaga / bunut (Sumatra) / nyamplung (Jawa) / nangui / penaga (Kalimantan) / kapuracha
- kayu kisereh / medang lesah (Sum) / medang rawali (Kal tenggara) / gadis kipedes (Sunda)
- kayu bungur
- kayu mahoni daun kecil
- kayu mindi (Sunda) / gringging
- kayu sonokeling/ palisander (Jawa)
- kayu gempol (Jawa) / klepu pasir
- kayu bayur (Mal.) / bayot (Sarawak)/ bayoh(Phil.)
- kayu Gofasa / leban (Mal.)/ molave (Phil.)
- kayu sungkai (Sum.,Kal.) / Jurus (Kal. Tengg) / Jati sabrang (Jawa)
_______________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008
astudio Indonesia. All rights reserved.


Readmore »» Mengenal Konstruksi/ Struktur Atap Kayu untuk Rumah Tinggal

Kayu sebagai material bangunan

Sebagai material rumah, kayu telah menjadi favorit yang digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari atap hingga pondasi, dan selalu digunakan dalam proses membangun. Tak heran, karena itu kita sangat memerlukan kayu dalam rumah tinggal kita untuk berbagai hal. Kayu memiliki tekstur dan warna yang menarik untuk digunakan dalam rumah tinggal. Tak jarang, kita membeli furnitur karena kayu yang digunakan terlihat bagus.


Saya sendiri sangat menghargai kayu karena ia dulunya hidup dan menjadi bermanfaat bagi manusia. Sering diskusi saya dengan rekan di astudio membicarakan tentang kayu maupun resource bangunan lainnya. Tahukah Anda, 28 hektar hutan menghilang tiap hari karena penebangan, baik legal maupun ilegal? Dampaknya; persediaan kayu makin menipis dan semakin mahal.

Kayu selain memiliki keunggulan juga memiliki kelemahan, antara lain bisa tergores, terbakar, maupun lapuk. Rayap seringkali menjadi musuh utama kayu, karena itu material kayu selalu memerlukan treatment khusus agar bisa menjadi lebih tahan terhadap hal-hal tersebut.

Tekstur kayu dipengaruhi oleh dari bagian pohon mana kayu itu berasal, seperti dari pangkal, ujung atau tengah, selain itu letaknya dalam batang pohon juga menentukan teksturnya. Struktur kayu itu dibentuk oleh serat kayu dan pori-pori. Kayu yang sudah diolah akan kehilangan kadar airnya sehingga kita tidak melihat adanya cairan lagi pada kayu. Tapi kayu baru biasanya masih memiliki muai susut.


Karena kayu semakin mahal, makin banyak orang menggunakan kayu olahan pabrik, dimana ia adalah kayu yang dihasilkan dengan menggabungkan bahan lain. Hasilnya; banyak produk baru yang dibuat dari PVC, serat kayu, dan semen yang memiliki tekstur kayu yang bagus, karena ia memiliki lapisan kayu.

Kayu Solid
Kayu solid biasanya digunakan untuk tiang penyangga rumah, seperti 'sokoguru' dalam arsitektur Jawa, atau furniture yang dibuat dari kayu 'glondongan' atau kayu utuh. Yang seperti ini sudah sangat jarang dibuat lagi karena sudah susah didapatkan.

Kayu lembaran
Kayu ini banyak digunakan untuk lantai kayu, parket kayu, dan sebagainya. Bentuknya yang lembaran dibuat dari memotong kayu dengan ukuran 3cm, 5cm dan sebagainya.

Plywood
Plywood memiliki komposisi dari sejumlah lapisan kayu tipis yang dilem dengan serat yang bersilangan sehingga menjadi lebih kuat. Jenis kayu ini biasanya digunakan untuk panel, lapisan atas meja, lemari, dan sebagainya.

Laminated wood.
Tipe plywood ini dibuat dengan lapisan kayu yang seratnya dibuat searah, biasanya digunakan pada bagian furniture yang dibengkokkan sehingga tidak mudah patah.

Karakter kayu olahan

  • Biasanya plywood dan laminated wood dibuat dengan ukuran tertentu di pasaran, misalnya 4' x 8'
  • Kayu olahan biasanya lebih kuat dari kayu biasa karena mengalami proses pengeringan yang baik sehingga tidak mudah memuai atau menyusut
  • Sayangnya kayu olahan ini kurang sesuai untuk bidang yang sering terkena benturan.
  • Bisa dibuat dengan bentuk lengkungan yang tidak terlalu tajam
  • Memudahkan kita memakai kayu meskipun harganya semakin mahal.
Sumber : www.astudioarchitect.com


Readmore »» Kayu sebagai material bangunan

Konstruksi : Cara Aman Menyambung Kayu

Pada elemen konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu, pasti terdapat sambungan antarkayu. Agar penyambungan cukup aman maka digunakan alat sambung, seperti paku dan baut. Bagaimana penggunaan alat sambung ini?

Bahan kayu memang terbatas ukurannya, apalagi jika akan digunakan untuk bentang yang panjang dengan bentuk yang beragam. Untuk itu bahan kayu tersebut perlu disambung agar dapat berfungsi seperti yang diinginkan. Sebagai contoh adalah membuat sambungan kayu untuk rangka plafon.

Sambungan kayu pada rangka plafon termasuk yang akan menerima beban. Oleh karena itu, agar sambungan tetap aman maka harus dibuat dengan baik dan benar. Ada beberapa cara penyambungan kayu yang antara lain sebagai berikut.



1. Penyambungan dengan Baut dan Plat

Jika baut akan digunakan, maka pilihlah baut dengan diameter yang tepat agar kayu tidak pecah ketika dibaut. Jumlah baut yang akan dipakai juga harus dihitung berdasarkan kekuatan struktur yang akan membebani sambungan tersebut. Selain itu, dimensi kayu itu sendiri juga harus diperhitungkan.Bantuan plat dapat digunakan untuk pemasangan baut. Berikut beberapa alternatif penyambungan dengan baut.
a. Baut yang digunakan tanpa menggunakan plat.
Baut dapat diletakkan di sudut ujung kayu sambungan. Peletakan kayu harus ditimpa satu sama lain pada setiap ujungnya.
b.
Baut dengan plat berbentuk T.
Plat T diletakan di atas permukaan kayu. Peletakkan kayunya tidak saling menimpa tetapi tegak lurus. Kekuatan sambungan ini lebih besar daripada sambungan yang lain.
c.
Baut dengan plat berbentuk L.
Plat ini diletakkan di samping kayu. Kekuatan sambungan ini lebih lemah jika dibebani struktur yang lebih besar dari atas, sebab kekuatan sambungannya hanya dari sisi samping kayu.

2. Penyambungan dengan Paku
Penggunaan paku untuk penyambungan kayu sudah sangat umum. Selain penggunaannya yang cukup aman, proses penyambungannya juga mudah. Pada pelaksanaannya, panjang paku harus disesuaikan dengan dimensi kayunya. Pada umunya, digunakan paku dengan panjang paling tidak dua kali ketebalan kayu yang disambungkan.
Ada beberapa cara penyambungan kayu dengan paku:
a.
Paku samping.
Kayu yang disambung membentuk huruf T. Sambungan kayu dikuatkan dengan memasang paku di samping kiri dan kanan kayu.
b.
Paku atas.
Cara sambungan ini lebih kuat daripada dengan memasang paku di samping kiri dan kanan. Selain itu, pemasangannya juga lebih mudah.

(alf/www.tabloidrumah.com)

Readmore »» Konstruksi : Cara Aman Menyambung Kayu

  ©Template by Dicas Blogger. Edit by Urang Diri